10 RAMALAN KIAMAT YANG TAK TERBUKTI

Posted in pengetahuan umum on 31 Januari 2010 by fittra

1. Ayam Peramal dari Leeds, 1806

Sejarah mencatat banyak tokoh yang menyatakan bahwa jaman akhir hampir tiba ditandai dengan kedatangan nabi. Tapi mungkin ‘nabi’ yang paling aneh adalah seekor ayam petelur dari kota Leeds, Inggris, 1806. Ayam ini awalnya disangka menghasilkan telur yang bertuliskan “Kristus akan datang”. Seiring menyebarnya kabar mujizat ini, banyak orang menjadi percaya bahwa kiamat hampir tiba – hingga seorang penduduk yang penasaran akhirnya mengawasi sang ayam ketika bertelur dan menyaksikan penipu yang menuliskan kalimat itu.

2. Kaum Millerite, 23 April 1843

Seorang petani di New England bernama William Miller, setelah beberapa tahun mempelajari Alkitab, menyimpulkan bahwa waktu yang dipilih Tuhan untuk menghancurkan dunia bisa disimpulkan dari penafsiran harafiah isi Alkitab. Ia menjelaskan ini pada siapa saja, bahwa dunia akan berakhir sekitar 21 Maret, 1843 dan 21 Maret, 1844. Ia berkotbah dan menerbitkan tulisan cukup banyak dan memimpin ribuan orang (yang disebut kaum Millerite) yang meyakini bahwa tanggal pasti kiamat adalah 23 April 1843. Banyak yang menjual atau menyumbangkan semua harta miliknya karena percaya semuanya tak dibutuhkan lagi; tapi ketika tanggal 23 April datang (tapi Yesus belum juga datang) maka grup itu pun dibubarkan – lalu sebagian dari mereka membentuk gerakan yang hingga kini dikenal sebagai Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (Seventh Day Adventist)

3. Armageddon/Kiamat kaum Mormon , 1891 atau sebelumnya

Joseph Smith, pendiri gereja Mormon, mengadakan rapat gerejanya pada Februari 1835 untuk memberitahu bahwa ia berbicara pada Tuhan. Selama pembicaraan itu, Smith mengakui bahwa Yesus akan kembali dalam 56 tahun ke depan, dan selanjutnya masa akhir jaman akan segera dimulai.

4. Komet Halley, 1910

Tahun 1881 seorang astronom, dari analisa spektral, menemukan bahwa ekor komet mengandung gas mematikan yang disebut cyanogen (dari asal kata sianida). Tadinya ini tak terlalu menarik hingga seseorang menyadari bahwa lintas bumi akan berpotongan dengan ekor komet Halley di tahun 1910. Apakah permukaan planet akan terselubung oleh gas beracun? Itulah spekulasi yang dicetak di halaman depan koran ‘The New York Times’ dan sejumlah koran lainnya, yang mengakibatkan menyebarnya panik di seluruh AS dan di negara lainnya. Akhirnya para ilmuwan dengan kepala dingin menjelaskan bahwa hal itu tak patut dikhawatirkan.

5. Pat Robertson, 1982

Mei 1980, televangelis dan pendiri Koalisi Kristen, Pat Robertson mengejutkan dan menakuti banyak orang ketika ia menyatakan dalam acara TV-nya, “700 Club”, pada pemirsa di seluruh dunia bahwa ia tahu kapan dunia akan berakhir (padahal dalam Alkitab sendiri di Matius 24:36 tentang kiamat dinyatakan “Tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, bahkan malaikat-malaikat di sorga tidak tahu”). “Saya menjamin bahwa di tahun 1982 akan ada penghakiman dunia,” kata Robertson. Baca selebihnya »

CARDING

Posted in pc.jaringan on 29 Januari 2010 by fittra

Saat ini kejahatan di dunia komputer semakin marak dan beragam, salah satu jenis kejahatan komputer yang paling banyak terjadi dan mungkin paling popular di Indonesia adalah penyalahgunaan kartu kredit atau lebih dikenal dengan istilah Carding.

Pada dasarnya kegiatan carding dilakukan dengan cara melakukan transaksi bisnis yang kebanyakan jual beli secara on line melalui internet kemudian memasukkan jenis pembayaran dengan tipe kartu kredit dan selanjutnya ketika dikonfirmasi isian informasi kartu kredit pelaku memasukkan informasi kartu kredit orang lain,sehingga tagihan akan masuk ke rekening orang lain. Ada beberapa cara memperoleh informasi kartu kredit seseorang,diantaranya dengan menangkap informasi ketika seseorang melakukan transaksi pembelian on line, memasuki site-site retail yang belum diamankan/security belum bagus, namun ada yang lebih memalukan lagi yaitu melakukan kerjasama dengan pegawai di tempat-tempat yang melayani transaksi kartu kredit, hotel misalnya, jadi ketika seseorang melakukan pembayaran dengan kartu kredit, maka petugas tadi mencatat informasi kartu kredit tersebut dan memberikannya kepada pelaku. Baca selebihnya »

Jenis-jenis media transmisi jaringan

Posted in pc.jaringan on 29 Januari 2010 by fittra

Media transmisi adalah media yang dapat digunakan untuk mengirimkan informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam jaringan, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik atau elektromagnetik atau cahaya dapat dipakal sebagai media pengirim, baik untuk pengiriman dan penerimaan data. Pilihan media transmisi (pengirim) untuk keperluan komunikasi data tergantung pada beberapa faktor, seperti harga, performance jaringan yang dikehendaki, ada atau tidaknya medium tersebut. Baca selebihnya »

Port 1-1024

Posted in pc.jaringan on 29 Januari 2010 by fittra

# The range for assigned ports managed by the IANA is 0-1023.

#

# Port Assignments:

#

# Keyword     Decimal    Description

# ——-              ——-        ———–

#                          0/tcp    Reserved

#                          0/udp    Reserved

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

tcpmux            1/tcp    # TCP Port Service Multiplexer

tcpmux            1/udp    # TCP Port Service Multiplexer

#                          Mark Lottor <MKL@nisc.sri.com>

compressnet       2/tcp    # Management Utility

compressnet       2/udp    # Management Utility

compressnet       3/tcp    # Compression Process

compressnet       3/udp    # Compression Process

#                          Bernie Volz <volz@cisco.com>

#                 4/tcp    # Unassigned

#                 4/udp    # Unassigned

rje               5/tcp    # Remote Job Entry

rje               5/udp    # Remote Job Entry

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                 6/tcp    # Unassigned

#                 6/udp    # Unassigned

echo              7/tcp    Echo

echo              7/udp    Echo

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                 8/tcp    # Unassigned

#                 8/udp    # Unassigned

discard           9/tcp    # Discard

discard           9/udp    # Discard

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                10/tcp    # Unassigned

#                10/udp    # Unassigned

systat           11/tcp    users    # Active Users

systat           11/udp    users    # Active Users

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                12/tcp    # Unassigned

#                12/udp    # Unassigned

daytime          13/tcp    # Daytime (RFC 867)

daytime          13/udp    # Daytime (RFC 867)

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                14/tcp    # Unassigned

#                14/udp    # Unassigned

netstat          15/tcp    # Unassigned [was netstat]

#                15/udp    # Unassigned

#                16/tcp    # Unassigned

#                16/udp    # Unassigned

qotd             17/tcp    quote    # Quote of the Day

qotd             17/udp    quote    # Quote of the Day

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

msp              18/tcp    # Message Send Protocol

msp              18/udp    # Message Send Protocol

#                          Rina Nethaniel <—none—>

chargen          19/tcp    # Character Generator

chargen          19/udp    # Character Generator

ftp-data         20/tcp    # File Transfer [Default Data]

ftp-data         20/udp    # File Transfer [Default Data]

ftp              21/tcp    # File Transfer [Control]

fsp              21/udp    # File Transfer [Control]

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

ssh              22/tcp    # SSH Remote Login Protocol

ssh              22/udp    # SSH Remote Login Protocol

#                          Tatu Ylonen <ylo@cs.hut.fi>

telnet           23/tcp    # Telnet

telnet           23/udp    # Telnet

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                24/tcp    any private mail system

#                24/udp    any private mail system

#                          Rick Adams <rick@UUNET.UU.NET>

smtp             25/tcp    mail           # Simple Mail Transfer

smtp             25/udp    mail           # Simple Mail Transfer

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                26/tcp    # Unassigned

#                26/udp    # Unassigned

nsw-fe           27/tcp    # NSW User System FE

nsw-fe           27/udp    # NSW User System FE

#                          Robert Thomas <BThomas@F.BBN.COM>

#                28/tcp    # Unassigned

#                28/udp    # Unassigned

msg-icp          29/tcp    # MSG ICP

msg-icp          29/udp    # MSG ICP

#                          Robert Thomas <BThomas@F.BBN.COM>

#                30/tcp    # Unassigned

#                30/udp    # Unassigned

msg-auth         31/tcp    # MSG Authentication

msg-auth         31/udp    # MSG Authentication

#                          Robert Thomas <BThomas@F.BBN.COM>

#                32/tcp    # Unassigned

#                32/udp    # Unassigned

dsp              33/tcp    # Display Support Protocol

dsp              33/udp    # Display Support Protocol

#                          Ed Cain <cain@edn-unix.dca.mil>

#                34/tcp    # Unassigned

#                34/udp    # Unassigned

#                35/tcp    any private printer server

#                35/udp    any private printer server

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                36/tcp    # Unassigned

#                36/udp    # Unassigned

time             37/tcp    # Time

time             37/udp    # Time

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

rap              38/tcp    # Route Access Protocol

rap              38/udp    # Route Access Protocol

#                          Robert Ullmann <ariel@world.std.com>

rlp              39/tcp    # Resource Location Protocol

rlp              39/udp    # Resource Location Protocol

#                          Mike Accetta <MIKE.ACCETTA@CMU-CS-A.EDU>

#                40/tcp    # Unassigned

#                40/udp    # Unassigned

graphics         41/tcp    # Graphics

graphics         41/udp    # Graphics

name             42/tcp    # Host Name Server

name             42/udp    # Host Name Server

nameserver       42/tcp    # Host Name Server

nameserver       42/udp    # Host Name Server

nicname          43/tcp whois    # Who Is

nicname          43/udp whois    # Who Is

mpm-flags        44/tcp    # MPM FLAGS Protocol

mpm-flags        44/udp    # MPM FLAGS Protocol

mpm              45/tcp    # Message Processing Module [recv]

mpm              45/udp    # Message Processing Module [recv]

mpm-snd          46/tcp    # MPM [default send]

mpm-snd          46/udp    # MPM [default send]

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

ni-ftp           47/tcp    # NI FTP

ni-ftp           47/udp    # NI FTP

#                          Steve Kille <S.Kille@isode.com>

auditd           48/tcp    # Digital Audit Daemon

auditd           48/udp    # Digital Audit Daemon

#                          Larry Scott <scott@zk3.dec.com>

tacacs           49/tcp    # Login Host Protocol (TACACS)

tacacs           49/udp    # Login Host Protocol (TACACS)

#                          Pieter Ditmars <pditmars@BBN.COM>

re-mail-ck       50/tcp    # Remote Mail Checking Protocol

re-mail-ck       50/udp    # Remote Mail Checking Protocol

#                          Steve Dorner <s-dorner@UIUC.EDU>

la-maint         51/tcp    # IMP Logical Address Maintenance

la-maint         51/udp    # IMP Logical Address Maintenance

#                          Andy Malis <malis_a@timeplex.com>

xns-time         52/tcp    # XNS Time Protocol

xns-time         52/udp    # XNS Time Protocol

#                          Susie Armstrong <Armstrong.wbst128@XEROX>

domain           53/tcp    # Domain Name Server

domain           53/udp    # Domain Name Server

#                          Paul Mockapetris <PVM@ISI.EDU>

xns-ch           54/tcp    # XNS Clearinghouse

xns-ch           54/udp    # XNS Clearinghouse

#                          Susie Armstrong <Armstrong.wbst128@XEROX>

isi-gl           55/tcp    # ISI Graphics Language

isi-gl           55/udp    # ISI Graphics Language

xns-auth         56/tcp    # XNS Authentication

xns-auth         56/udp    # XNS Authentication

#                          Susie Armstrong <Armstrong.wbst128@XEROX>

#                57/tcp    any private terminal access

#                57/udp    any private terminal access

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

xns-mail         58/tcp    # XNS Mail

xns-mail         58/udp    # XNS Mail

#                          Susie Armstrong <Armstrong.wbst128@XEROX>

#                59/tcp    any private file service

#                59/udp    any private file service

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

#                60/tcp    Unassigned

#                60/udp    Unassigned

ni-mail          61/tcp    # NI MAIL

ni-mail          61/udp    # NI MAIL

#                          Steve Kille <S.Kille@isode.com>

acas             62/tcp    # ACA Services

acas             62/udp    # ACA Services

#                          E. Wald <ewald@via.enet.dec.com>

whois++          63/tcp    # whois++

whois++          63/udp    # whois++

#                          Rickard Schoultz <schoultz@sunet.se>

covia            64/tcp    # Communications Integrator (CI)

covia            64/udp    # Communications Integrator (CI)

#                          Dan Smith <dan.smith@den.galileo.com>

tacacs-ds        65/tcp    # TACACS-Database Service

tacacs-ds        65/udp    # TACACS-Database Service

#                          Kathy Huber <khuber@bbn.com>

sql*net          66/tcp    # Oracle SQL*NET

sql*net          66/udp    # Oracle SQL*NET

#                          Jack Haverty <jhaverty@ORACLE.COM>

bootps           67/tcp    # Bootstrap Protocol Server

bootps           67/udp    # Bootstrap Protocol Server

bootpc           68/tcp    # Bootstrap Protocol Client

bootpc           68/udp    # Bootstrap Protocol Client

#                          Bill Croft <Croft@SUMEX-AIM.STANFORD.EDU>

tftp             69/tcp    # Trivial File Transfer

tftp             69/udp    # Trivial File Transfer

#                          David Clark <ddc@LCS.MIT.EDU>

gopher           70/tcp    # Gopher

gopher           70/udp    # Gopher

#                          Mark McCahill <mpm@boombox.micro.umn.edu>

netrjs-1         71/tcp    # Remote Job Service

netrjs-1         71/udp    # Remote Job Service

netrjs-2         72/tcp    # Remote Job Service

netrjs-2         72/udp    # Remote Job Service

netrjs-3         73/tcp    # Remote Job Service

netrjs-3         73/udp    # Remote Job Service

netrjs-4         74/tcp    # Remote Job Service

netrjs-4         74/udp    # Remote Job Service

#                          Bob Braden <Braden@ISI.EDU>

#                75/tcp    any private dial out service

#                75/udp    any private dial out service

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

deos             76/tcp    # Distributed External Object Store

deos             76/udp    # Distributed External Object Store

#                          Robert Ullmann <ariel@world.std.com>

#                77/tcp    any private RJE service

#                77/udp    any private RJE service

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

vettcp           78/tcp    # vettcp

vettcp           78/udp    # vettcp

#                          Christopher Leong <leong@kolmod.mlo.dec.com>

finger           79/tcp    # Finger

finger           79/udp    # Finger

#                          David Zimmerman <dpz@RUTGERS.EDU>

http             80/tcp    # World Wide Web HTTP

http             80/udp    # World Wide Web HTTP

www              80/tcp    # World Wide Web HTTP

www              80/udp    # World Wide Web HTTP

www-http         80/tcp    # World Wide Web HTTP

www-http         80/udp    # World Wide Web HTTP

#                          Tim Berners-Lee <timbl@W3.org>

hosts2-ns        81/tcp    # HOSTS2 Name Server

hosts2-ns        81/udp    # HOSTS2 Name Server

#                          Earl Killian <EAK@MORDOR.S1.GOV>

xfer             82/tcp    # XFER Utility

xfer             82/udp    # XFER Utility

#                          Thomas M. Smith <Thomas.M.Smith@lmco.com>

mit-ml-dev       83/tcp    # MIT ML Device

mit-ml-dev       83/udp    # MIT ML Device

#                          David Reed <–none—>

ctf              84/tcp    # Common Trace Facility

ctf              84/udp    # Common Trace Facility

#                          Hugh Thomas <thomas@oils.enet.dec.com>

mit-ml-dev       85/tcp    # MIT ML Device

mit-ml-dev       85/udp    # MIT ML Device

#                          David Reed <–none—>

mfcobol          86/tcp    # Micro Focus Cobol

mfcobol          86/udp    # Micro Focus Cobol

#                          Simon Edwards <–none—>

#                87/tcp    any private terminal link

#                87/udp    any private terminal link

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

kerberos         88/tcp    # Kerberos

kerberos         88/udp    # Kerberos

#                          B. Clifford Neuman <bcn@isi.edu>

su-mit-tg        89/tcp    # SU/MIT Telnet Gateway

su-mit-tg        89/udp    # SU/MIT Telnet Gateway

#                          Mark Crispin <MRC@PANDA.COM>

########### PORT 90 also being used unofficially by Pointcast #########

dnsix            90/tcp    # DNSIX Securit Attribute Token Map

dnsix            90/udp    # DNSIX Securit Attribute Token Map

#                          Charles Watt <watt@sware.com>

mit-dov          91/tcp    # MIT Dover Spooler

mit-dov          91/udp    # MIT Dover Spooler

#                          Eliot Moss <EBM@XX.LCS.MIT.EDU>

npp              92/tcp    # Network Printing Protocol

npp              92/udp    # Network Printing Protocol

#                          Louis Mamakos <louie@sayshell.umd.edu>

dcp              93/tcp    # Device Control Protocol

dcp              93/udp    # Device Control Protocol

#                          Daniel Tappan <Tappan@BBN.COM>

objcall          94/tcp    # Tivoli Object Dispatcher

objcall          94/udp    # Tivoli Object Dispatcher

#                          Tom Bereiter <–none—>

supdup           95/tcp    # SUPDUP

supdup           95/udp    # SUPDUP

#                          Mark Crispin <MRC@PANDA.COM>

dixie            96/tcp    # DIXIE Protocol Specification

dixie            96/udp    # DIXIE Protocol Specification

#                Tim Howes <Tim.Howes@terminator.cc.umich.edu>

swift-rvf        97/tcp    # Swift Remote Virtural File Protocol

swift-rvf        97/udp    # Swift Remote Virtural File Protocol

#                          Maurice R. Turcotte

#                <mailrus!uflorida!rm1!dnmrt%rmatl@uunet.UU.NET>

tacnews          98/tcp    # TAC News

tacnews          98/udp    # TAC News

#                          Jon Postel <postel@isi.edu>

metagram         99/tcp    # Metagram Relay

metagram         99/udp    # Metagram Relay

#                          Geoff Goodfellow <Geoff@FERNWOOD.MPK.CA.US>

newacct         100/tcp    # [unauthorized use] Baca selebihnya »

Memblok Penggunaan Software Di Pc Anda

Posted in Seputar IT on 19 April 2009 by fittra

Pernah punya keinginan untuk memblok aplikasi tertentu supaya tidak bisa digunakan oleh sembarang orang? Banyak alasan untuk melakukan hal tersebut, ada yang karena Anda tidak menginginkan aplikasi tersebut namun tidak bisa di-uninstal, contohnya browser Internet Explorer. Aplikasi yang akan membahayakan sistem jika dipakai oleh orang awam, atau alasan lainnya tidak ingin anak Anda mengakses internet dengan web browser yang terinstal di komputer. Jika ada aplikasi yang bisa mengakomodir itu semua pastinya akan membuat perasaan Anda tenang saat meninggalkan komputer untuk dipakai oleh siapapun. Baca selebihnya »

5 Cara Menggunakan Wikipedia dengan Lebih Baik

Posted in Seputar IT on 7 April 2009 by fittra

Wikipedia adalah salah satu situs terpopuler di dunia dan apabila cara kerja Anda mirip dengan saya, Wikipedia selalu menjadi titik awal dalam meneliti topik apapun — dan tempat satu-satunya yang Anda kunjungi untuk mencari beberapa fakta singkat. Apabila benar begitu, di bawah ini adalah 5 tips untuk menggunakan Wikipedia dengan lebih cepat, menarik dan efisien. Tingkatkan fungsionalitas Wikipedia dengan beberapa aplikasi dan extension ini: Baca selebihnya »

Dell Keluarkan Adamo, Laptop Paling Tipis di Dunia

Posted in Seputar IT on 18 Maret 2009 by fittra

Dell pada hari Selasa menapakkan kakinya memasuki teritori notebook berukuran penuh ultra portabel yang diterobos Apple dengan MacBook Air dengan mengeluarkan produknya sendiri Adamo yang berharga bahkan lebih mahal daripada MacBook Air. Dell sudah sudah mulai menerima pesanan untuk Adamo di AS dan Adamo akan mulai dijual minggu depan.

Adamo memiliki layar LED backlit berukuran 13,4 inci dengan rasio 16:9 HD, Dell juga menyatakan bahwa Adamo merupakan notebook paling tipis di dunia dan merk Adamo “terinspirasi oleh gaya, merk mewah dan desain abadi untuk menantang persepsi manusia tentang bentuk sebuah komputer.” Klaim tentang laptop berukuran tertips di dunia ini walaupun ada benarnya, tetapi akan menjadi bahan perdebatan karena walaupun sisi belakang MacBook Air lebih tebal dari Adamo, sisi depan MacBook Air (tempat di mana trackpad terletak) tetap berukuran lebih tipis dari Adamo.

Dijual dengan harga $1,999, Adamo datang dengan CPU ultra low voltage 1.2GHz Core 2 Duo dengan Intel integrated graphics, RAM sebesar 2GB dan SSD berkapasitas 128GB. Opsi ini dinamakan sebagai “ADMIRE” di situs resmi Dell. Model Adamo yang lebih mewah dinamakan “DESIRE” dan dibanderoli $2.699. DESIRE memiliki spesifikasi CPU 1,4GHz, RAM sebesar 4GB dan datang dengan sebuah modem 3G. Kedua model Adamo datang dengan Ethernet, DisplayPort untuk output video, tiga konektor USB, baklit keyboard) dan baterai yang mampu bertahan hingga 5 jam. Adamo mengemas Windows Vista Home Premium SP1 64-bit.

Opera Turbo Mempercepat Browsing di Ponsel

Posted in Teknologi on 18 Maret 2009 by fittra

Saat berlangsungnya acara Mobile World Congress di Barcelona, banyak perusahaan teknologi yang mulai sedikit demi sedikit membocorkan produk atau layanan terbaru mereka. Setelah kemarin Microsoft mengmumkan Windows Mobile 6.5 berikut beberapa fitur barunya, kali ini giliran Opera yang mengumumkan layanan terbarunya, Opera Turbo untuk melakukan kompresi data, membuat proses browsing melalui jaringan yang lebih lambat menjadi lebih cepat, baik untuk desktop maupun mobile.

Layanan bernama Opera Turbo ini mengkompres bandwidth dari teks dan file data pada situs-situs sekitar 80% dari ukuran sebenarnya. Layanan ini akan tersedia untuk para pelanggan bisnis, seperi penyedia jaringan mobile, operator jaringan, melalui Opera Desktop, Opera Mobile, dan “Opera Devices SDK” sehingga para pengembang dapat mengemas fitur tersebut ke dalam browser pada PC maupun alat-alat mobile.

Menurut Julie Sajnani, manajer komunikasi Opera, Opera Turbo sangat cocok untuk meningkatkan kecepatan browsing pada alat-alat mobile dan pada desktop yang menggunakan koneksi internet dengan bandwidth rendah. Pengguna dapat mengaktifkan Opera Turbo di browser manapun yang memiliki layanan untuk mengkompress situs untuk mempercepat browsing, tetapi Sajnani juga menekankan bahwa hal ini tidak akan mengurangi kenyamanan para pengguna, karena tampilan situs akan sama persis seperti biasanya.

Selain itu, ia juga menambahkan kalau file-file berbasis jaringan yang menggunakan teknologi multimedia, seperti Flash atau Ajax, tidak akan dikompres.

Mengenai cara kerja, Opera akan menggunakan server terpisah untuk melakukan pengompresan untuk Opera Turbo sebelum kemudian diteruskan lagi kepada pengguna setelah dikompres. Para pengguna akhir bisa mengaktifkan Opera Turbo melalui browser Opera manapun yang memiliki kemampuan untuk mengaktifkan jasa tersebut.

Sajnani juga berkata kalau layanan ini tidak hanya menguntungkan bagi para pengguna akhir, tapi juga bagi para operator dan produsen produk yang menggunakannya. Para pembuat handset bisa sedikit mengurangi pemakaian data karena hanya mengunduh file yang sudah terkompres. Proses ini juga akan mengurangi beban bandwidth yang disediakan para operator.

Layanan ini pada akhirnya juga akan ditawarkan langsung kepada konsumen.

Membuat Gambar Beranimasi dengan Mudah dari Web

Posted in Teknologi on 16 Maret 2009 by fittra

Saat Anda ingin membuat avatar untuk ditempatkan di profil jejaring sosial atau di forum yang Anda ikuti, Anda bingung karena banyaknya pilihan foto yang sama bagusnya dan ingin Anda pasang. Lalu timbullah ide untuk membuat file gambar dalam format GIF teranimasi dan memasukkan foto-foto tadi menjadi satu gambar sehingga bisa berganti-ganti antar foto secara otomatis seperti sebuah slideshow.

Jika Anda tidak familiar dengan aplikasi Photoshop atau pengolah gambar lainnya, Anda dapat menggunakan layanan online yang sangat mudah penggunaannya ini, Gickr.

Pertama-tama yang harus Anda siapkan adalah beberapa gambar dan pastikan bahwa gambar-gambar tersebut memiliki ukuran yang sama agar hasilnya bagus. Klik tombol Browse untuk menentukan gambar, klik link Add one more picture untuk menambah kotak jumlah input untuk menampung lebih banyak gambar dengan batas maksimum 10 gambar.

Sebelum mengunduh hasilnya kita akan diberikan pilihan untuk mengatur ukuran gambar dan waktu jeda untuk tiap pergantian gambar. Setelah selesai dengan pengaturannya baru klik link Continue di pojok kanan.

Sebenarnya Gickr juga menyediakan cara alternatif lain untuk membuat GIF teranimasi yaitu dari gambar yang di-hosting pada situs media seperti Flickr, Picasa maupun dari situs video Youtube (mengubah video FLV menjadi file GIF). Namun fitur tersebut untuk sementara waktu belum dapat berjalan dengan baik karena sebelumnya situs Gickr mengalami kerusakan server yang berat.

Gambar animasi yang dihasilkan akan langsung ditampilkan berikut dengan kode HTML, BB code dan link gambar yang langsung di-host Gickr. Jadi, Anda bisa segera menempatkan gambar di tempat lain. Jika khawatir gambar tersebut hilang, Anda bisa mengunduhnya ke komputer melalui link yang tersedia untuk mendapatkan file dalam format GIF.

Ini beberapa kegunaan dari gambar beranimasi yang saya buat melalui layanan Gickr:
Banyak wajah/ karakter dalam satu gambar
Sebagai contoh saya gunakan wajah beberapa wajah dari karakter anime. Dengan ini saya bisa menunjukkan karakter apa saja yang saya sukai. Sebelumnya usahakan gambar telah diatur sehingga memiliki ukuran yang sama, karena jika tidak maka gambar menjadi tidak beraturan.

Efek pada gambar
Selanjutnya saya pakai logo dari situs Udaramaya, lalu gambar tersebut saya perbanyak (9 buah) dan tiap gambar dibedakan tingkat keterangannya. Setelah itu saya upload ke situs Gickr dengan pengturan lebar 300px dan kecepatannya dipilih yang paling cepat (fast). Dan ini dia hasilnya.

Membuat tutorial
Dan satu lagi contohnya yang menunjukkan langkah-langkah penggunaan search plugin Udaramaya. Gambar adalah hasil tangkap menggunakan aplikasi screen capture MWSnap

Anda mungkin bisa membuat yang lebih baik dari contoh di atas dan dengan ide-ide lainnya, silakan mencoba sendiri.

Mencegah Peyebaran Virus Melalui Perangkat USB Dengan Mudah

Posted in Seputar IT on 13 Maret 2009 by fittra

...

Virus hari ini secara umum menyebar melalui dua cara, secara online (melalui jaringan) maupun offline (melalui media penyimpanan fisik). Untuk melakukan infeksi dari satu komputer ke komputer lainnya secara offline, virus akan memanfaatkan tempat penyimpanan yang mudah dibawa-bawa. Mungkin dulunya floppy merupakan media yang paling banyak digunakan, tetapi sekarang muncul flash disk yang berkoneksi USB. Dengan kapasitas yang semakin besar dan harga yang semakin murah, media penyimpanan tersebut semakin digandrungi banyak orang.

Seiring dengan makin meluasnya penggunaan flash disk penyebaran virus dengan mekanisme offline intensitasnya juga makin tinggi khususnya di Indonesia. Para pembuat virus dari dalam negeri makin kreatif dalam mendesain virus dengan trik-trik tertentu untuk mempercepat penyebaran virus yang mereka buat.

Pada awalnya virus hanya akan menempatkan file berupa program virus ke tempat penyimpanan, jadi setiap kali menghubungkan flash disk ke komputer yang terinfeksi, virus akan menempatkan folder/file virus ke flash disk tersebut tanpa diketahui pemilik. Trik ini lambat laun menjadi mudah dideteksi dan file yang mencurigakan tersebut dengan mudah akan langsung dihapus oleh si pemilik.

Kemudian muncul yang namanya teknik rekayasa sosial (social engineering) di mana virus yang dimasukkan ke flash disk menjadi lebih sulit dikenali dengan meniru/membuat file dan folder yang sama dengan yang sudah ada sebelumnya dan menyembunyikan file asli ataupun dengan membuat file atau folder dengan nama-nama yang menarik perhatian pengguna, semua itu dilakukan dengan harapan agar pengguna mengklik file/ folder tersebut sehingga virus bisa aktif dan masuk ke dalam komputer korban.

Cara penyebaran virus yang sekarang ini sedang booming adalah dengan memanfaatkan fitur Autorun yang ada pada sistem operasi Windows. Fitur ini sebenarnya sangat memudahkan kita yang ingin langsung membuka/memainkan file yang ada di media penyimpanan dengan segera. Tetapi para pembuat virus melihat fitur ini sebagai jalan tercepat untuk membantu penyebaran virus. Dengan menanamkan virus beserta file AUTORUN.inf yang sudah ditulis untuk menjalankan file virus di root directory flash disk, setiap kali pengguna menghubungkan flash disk ke komputer yang fitur Autorun-nya aktif, secara otomatis virus akan langsung dijalankan.

Untuk melakukan pencegahan virus menyebar dengan bantuan fitur Autorun kini Anda tidak perlu repot lagi, seperti melakukan langkah-langkah pengaturan yang panjang dan beresiko. Berkat aplikasi portable dari perusahaan keamanan PandaSecurity, Anda sudah bisa melakukan pengamanan terhadap tempat penyimpanan berkoneksi USB, seperti Flash Disk dalam beberapa kali klik saja.

Aplikasi gratis bernama Panda USB Vaccine ini memiliki dua cara untuk menangkal penyebaran virus melalui media penyimpanan:

  1. Computer Vaccination – aplikasi ini akan menonaktifkan fitur AutoRun dari komputer bersistem operasi Windows secara menyeluruh, sehingga program/virus yang memanfaatkan file AUTORUN.inf dan berada di dalam USB/CD/DVD tidak akan dieksekusi/dijalankan secara otomatis. Tapi Anda tetap bisa mengembalikan fitur tersebut ke keadaan semula.
  2. USB Drive Vaccination – Virus kini tidak bisa lagi membuat file AUTORUN.inf untuk membantu penyebarannya. Aplikasi ini akan membuat file AUTORUN.inf khusus ke dalam flash disk, di mana file tersebut sudah dirancang supaya tidak bisa diganti, diedit, ataupun dihapus oleh virus. Pengguna juga tidak bisa menghapus file tersebut kecuali dengan melakukan format.

Untuk saat ini fasilitas vaksinasi pada perangkat USB hanya berlaku pada tempat penyimpanan berformat FAT & FAT32, namun ke depannya aplikasi ini akan dikembangkan untuk dapat mendukung format NTFS.

Aplikasi ini dapat berjalan pada sistem operasi Windows 2000 SP4, Windows XP SP1-SP3, dan Windows Vista SP0 dan SP1.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.